Langkah Strategis Pemkab Padang Pariaman, Bupati John Kenedy Azis Kawal Sukses Sensus Ekonomi

Berita12 Dilihat

PADANG PARIAMAN | Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kualitas data pembangunan dengan menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, Selasa, 21 April 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara Pemkab Padang Pariaman dan BPS dalam menyukseskan Sensus Ekonomi sekaligus meningkatkan validitas data daerah.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut langsung rombongan Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, bersama jajaran, yang turut didampingi Kepala BPS Padang Pariaman, Evi Junaidi. Kehadiran para kepala perangkat daerah semakin mempertegas pentingnya agenda ini bagi arah pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa Pemkab Padang Pariaman tidak hanya menjadi penerima data, tetapi juga bagian aktif dalam memastikan kualitas dan akurasi data tersebut. Ia menilai, data yang valid merupakan fondasi utama dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan statistik rutin, melainkan instrumen strategis yang mampu memotret kondisi riil perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkab Padang Pariaman berkomitmen memberikan dukungan penuh, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.

Bupati juga mengapresiasi langkah proaktif BPS yang turun langsung melakukan rekonsiliasi data dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia melihat pendekatan ini sebagai upaya nyata dalam membangun kepercayaan publik terhadap hasil statistik yang dihasilkan.

Lebih jauh, John Kenedy Azis menilai bahwa sinergi antara Pemkab Padang Pariaman dan BPS harus terus diperkuat, terutama dalam pembinaan statistik sektoral. Hal ini penting agar setiap perangkat daerah memiliki standar dan pemahaman yang sama dalam pengelolaan data.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya bergantung pada BPS semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, ia menginstruksikan jajarannya untuk bersikap proaktif dan responsif terhadap setiap kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan sensus.

Dalam pandangannya, data yang akurat tidak hanya membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan, tetapi juga menjadi dasar bagi investor dan pelaku usaha dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, kualitas data akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemkab Padang Pariaman juga melihat peluang besar dari kolaborasi ini dalam memperkuat sistem data terintegrasi. Dengan data yang konsisten dan terverifikasi, perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Sementara itu, pihak BPS menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendataan melalui berbagai metode dan pendekatan yang lebih modern. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga langkah strategis dalam membangun ekosistem data yang kuat di Padang Pariaman. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan hasil Sensus Ekonomi nantinya benar-benar mencerminkan kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Ke depan, Pemkab Padang Pariaman berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan berkembang, tidak hanya dalam Sensus Ekonomi tetapi juga dalam berbagai program statistik lainnya. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk menghadirkan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

Dengan komitmen bersama antara Pemkab Padang Pariaman dan BPS, kualitas data diharapkan semakin meningkat dan mampu menjadi pijakan kuat dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

**TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *