John Kenedy Azis: TMMD ke-128 Bukti Komitmen Pemkab Padang Pariaman Bangun dari Nagari

Berita21 Dilihat

PADANG PARIAMAN | Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam membangun daerah dari akar rumput melalui penguatan nagari sebagai pusat kehidupan masyarakat. Hal itu tercermin dalam kehadiran langsung Bupati John Kenedy Azis pada pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar pada Rabu, 22 April 2026.

Momentum pembukaan TMMD yang berlangsung di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, bukan sekadar seremoni. Bagi Pemkab Padang Pariaman, kegiatan ini merupakan simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat nagari.

Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menekankan bahwa program TMMD menjadi salah satu strategi efektif dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Ia melihat bahwa kehadiran TNI melalui program ini mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit disentuh pembangunan konvensional.

Menurutnya, tema TMMD ke-128 tahun ini, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Pemkab Padang Pariaman yang menjadikan nagari sebagai episentrum pembangunan daerah. Filosofi ini diyakini mampu menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Pemkab Padang Pariaman menilai bahwa pembangunan dari nagari bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0308/Pariaman, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendukung pembangunan di wilayah Padang Pariaman. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya membawa kekuatan fisik, tetapi juga semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa.

Program TMMD ke-128 sendiri mencakup berbagai kegiatan strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan non-fisik. Pembangunan jalan usaha tani, jembatan, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, edukasi pertanian, hingga upaya pencegahan stunting juga menjadi fokus utama. Pemkab Padang Pariaman melihat bahwa pembangunan manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik agar hasilnya lebih optimal.

John Kenedy Azis menegaskan bahwa manfaat dari TMMD tidak hanya bersifat jangka pendek. Ia berharap hasil pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang, bahkan oleh generasi mendatang.

Dalam perspektif Pemkab Padang Pariaman, TMMD adalah bentuk nyata dari kolaborasi yang harmonis antara negara dan rakyat. Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen bangsa.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan TMMD. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting, tidak hanya dalam proses pembangunan, tetapi juga dalam menjaga dan merawat hasil yang telah dicapai.

Kehadiran berbagai unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman dalam kegiatan ini semakin memperkuat semangat kebersamaan. Dukungan lintas lembaga ini menjadi energi tambahan dalam memastikan keberhasilan program TMMD ke-128.

Pemkab Padang Pariaman berharap program ini mampu menjadi pemicu percepatan pembangunan di wilayah-wilayah lainnya. Dengan pendekatan berbasis nagari, pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Ke depan, Pemkab Padang Pariaman akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. TMMD menjadi salah satu model yang akan terus didorong keberlanjutannya.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga, Pemkab Padang Pariaman optimistis bahwa pembangunan dari nagari akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah secara keseluruhan.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa nagari bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama yang menentukan arah masa depan Kabupaten Padang Pariaman.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *