H. Candra: Masa Depan Peradaban Umat Harus Dibangun dari Masjid

Berita18 Dilihat

KABUPATEN SOLOK – JURNALIS NUSANTARA SATU

Membangun peradaban umat tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penguatan nilai spiritual, kualitas pendidikan, karakter, serta solidaritas sosial juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang maju dan berdaya.

Dalam konteks tersebut, masjid memiliki peran strategis yang perlu terus dikembangkan. Tidak hanya sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran, pembinaan masyarakat, dan penggerak perubahan sosial.

Perspektif ini menjadi bagian penting dalam Workshop Solok Menuju Masjid Sejuta Umat yang berlangsung di The Sovia, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Jumat (30/10/2026).

Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., tampil sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut sekaligus menutup rangkaian workshop.

Mengangkat tema masjid peradaban, kegiatan ini membawa pesan bahwa keberadaan masjid harus memiliki kontribusi lebih luas terhadap kehidupan masyarakat. Masjid perlu hadir sebagai institusi yang mampu menjawab kebutuhan umat, baik dalam aspek keagamaan, pendidikan, sosial maupun pemberdayaan.

Salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah pembinaan generasi muda. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, generasi muda membutuhkan lingkungan yang mampu memberikan penguatan moral sekaligus membangun identitas dan karakter.

Masjid dapat menjadi salah satu ruang strategis untuk menjawab tantangan tersebut.

Melalui kegiatan pendidikan Al-Qur’an, pembinaan remaja, diskusi keagamaan, kegiatan sosial, dan pengembangan kreativitas, masjid dapat membangun kedekatan dengan generasi muda.

Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi tempat yang dikunjungi ketika waktu salat tiba, tetapi juga menjadi lingkungan yang memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi diri.

Dimensi lain yang tidak kalah penting adalah membangun ketahanan sosial masyarakat.

Masjid mempunyai kemampuan mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang kebersamaan. Nilai persaudaraan, gotong royong, kepedulian, dan semangat saling membantu dapat tumbuh melalui aktivitas yang dilakukan secara konsisten.

Fungsi tersebut dapat diperkuat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Apabila dikelola dengan baik, potensi dana umat bukan hanya menjadi instrumen bantuan sesaat, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung pendidikan, membantu masyarakat kurang mampu, dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Namun, transformasi masjid membutuhkan kepemimpinan dan tata kelola yang baik. Pengurus masjid harus memiliki visi, kemampuan mengorganisasi kegiatan, serta kesadaran bahwa amanah jamaah merupakan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan.

Karena itu, gerakan memakmurkan masjid membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan generasi muda perlu membangun sinergi agar fungsi masjid berkembang secara berkelanjutan.

Kabupaten Solok memiliki modal sosial dan keagamaan yang dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Keberadaan masjid di berbagai nagari merupakan aset penting untuk membangun masyarakat yang religius sekaligus memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.

Workshop Solok Menuju Masjid Sejuta Umat diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesadaran kolektif tersebut.

Kehadiran Wakil Bupati H. Candra sebagai pembicara sekaligus menutup kegiatan menjadi bagian dari momentum penguatan gerakan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Pada akhirnya, keberhasilan membangun masjid peradaban tidak ditentukan oleh kemegahan arsitektur semata. Ukuran sesungguhnya adalah sejauh mana masjid mampu membentuk manusia yang berakhlak, memperkuat kehidupan sosial, mencerdaskan generasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebab, ketika masjid mampu membangun manusia dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, di situlah peradaban umat mulai tumbuh. IRV

JURNALIS NUSANTARA SATU – Independen, Kritis, dan Berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *