Babinsa Ujung Gurun Hadiri Apel Gabungan Simulasi Bencana di Pantai Muaro Lasak, Perkuat Kesiapsiagaan Kota Padang

Berita12 Dilihat

KORAMIL 01 PBU | Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir, Babinsa Kelurahan Ujung Gurun turut ambil bagian dalam kegiatan Apel Gabungan Simulasi Bencana yang dilaksanakan di kawasan Pantai Muaro Lasak, Kota Padang, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu lintas instansi dalam memperkuat sistem respons cepat terhadap kemungkinan terjadinya bencana, khususnya di wilayah yang rawan terdampak seperti kawasan pesisir barat Sumatera.

Babinsa Ujung Gurun hadir bersama unsur TNI, Polri, BPBD, serta berbagai elemen terkait lainnya dalam sebuah apel gabungan yang tidak hanya bersifat seremonial, namun juga sarat dengan latihan teknis dan koordinasi lapangan.

Simulasi ini dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi skenario bencana, mulai dari evakuasi korban, pengamanan wilayah, hingga distribusi bantuan darurat secara cepat dan tepat sasaran.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah daerah dalam mitigasi dan penanggulangan bencana secara menyeluruh.

Pantai Muaro Lasak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu titik strategis yang memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap bencana alam seperti tsunami dan gelombang pasang.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan keseriusan, mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Babinsa Ujung Gurun juga terlihat aktif berkoordinasi dengan unsur lainnya, memastikan setiap skenario simulasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar agar lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko dan korban jiwa.

Tidak hanya fokus pada latihan teknis, apel gabungan ini juga menekankan pentingnya komunikasi efektif antarinstansi sebagai kunci utama dalam penanganan bencana yang cepat dan terkoordinasi.

Simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan dilanjutkan pada hari Sabtu, 18 April 2026, sebagai puncak pelaksanaan simulasi bencana tingkat Kota Padang.

Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Partisipasi aktif Babinsa Ujung Gurun menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

Plh Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung keselamatan masyarakat. “Kesiapsiagaan adalah kunci, dan Babinsa harus selalu berada di garis depan dalam setiap upaya perlindungan warga,” ujarnya.

Dengan adanya apel gabungan dan simulasi ini, diharapkan seluruh pihak semakin siap, sigap, dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat, demi menjaga keselamatan dan ketahanan wilayah Kota Padang secara menyeluruh.

Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *