KORAMIL 01 PBU | Senin, 20 April 2026 menjadi momentum penting bagi Babinsa Kelurahan APK, Serma Yunalizal, yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap administrasi kependudukan warga melalui kegiatan koordinasi bersama aparatur kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Yunalizal turun langsung ke lapangan untuk berkoordinasi dengan perangkat kelurahan guna mendata warga yang hingga kini belum memiliki akta kelahiran. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya memastikan setiap warga memiliki identitas hukum yang sah.
Pendataan ini tidak hanya sekadar administrasi, tetapi juga menyangkut hak dasar warga negara. Akta kelahiran menjadi dokumen penting yang berpengaruh pada akses pendidikan, kesehatan, hingga layanan sosial lainnya.
Serma Yunalizal menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah warga yang belum memiliki akta kelahiran, baik karena faktor ekonomi, kurangnya pemahaman, maupun kendala administrasi.
Melalui koordinasi ini, Babinsa bersama aparatur kelurahan berupaya menjemput bola dengan mendata langsung dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya dokumen tersebut.
Pendekatan yang dilakukan pun bersifat humanis. Babinsa hadir tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang membantu mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga.
Dalam interaksi dengan masyarakat, terlihat antusiasme warga yang mulai memahami pentingnya akta kelahiran sebagai identitas resmi yang diakui negara.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi kependudukan.
Serma Yunalizal menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendampingi proses ini hingga seluruh warga yang belum memiliki akta kelahiran dapat terdata dan diurus dengan baik.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.
Plh Danramil 01 PBU Kapten Arm Junardy dalam keterangannya menyampaikan bahwa peran aktif Babinsa sangat penting dalam mendukung program pemerintah di tingkat bawah.
“Babinsa adalah ujung tombak satuan kewilayahan. Kehadirannya harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam membantu persoalan administrasi seperti akta kelahiran,” ujar Kapten Junardy.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dijaga dan diperkuat.
Dengan adanya pendataan ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang terabaikan dalam mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelengkapan dokumen pribadi.
Ke depan, Babinsa bersama aparatur kelurahan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pengurusan akta kelahiran tersebut.
Langkah kecil namun berdampak besar ini menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah binaannya.
Catatan Redaksi:
TNI UNTUK RAKYAT bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata dalam setiap pengabdian di lapangan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa TNI selalu siap membantu mengatasi berbagai persoalan, dari aspek keamanan hingga sosial kemasyarakatan, demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
WYNDOEE












