Pilwana 23 Nagari Rampung, Wabup Candra Apresiasi Penyelenggara dan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Berita131 Dilihat

ALAHAN PANJANG, JNS — Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di 23 nagari Kabupaten Solok telah selesai dilaksanakan pada Rabu (9/9/2026). Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta mengajak kandidat dan masyarakat menjaga persatuan setelah proses pemungutan suara.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Candra saat makan siang bersama Kapolres Solok di Alahan Panjang, setelah keduanya melakukan monitoring pelaksanaan Pilwana di sejumlah lokasi berbeda.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok atas terlaksananya Pilwana serentak di 23 nagari. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja dan berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pilwana,” ujar H. Candra.

Menurutnya, pelaksanaan Pilwana merupakan kerja bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari panitia pemilihan, P2WN, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, aparat keamanan, kandidat hingga masyarakat.

H. Candra secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri, terutama Polres Solok, serta Satpol PP dan seluruh personel pengamanan yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara.

“Terima kasih kepada Kapolres Solok beserta jajaran, TNI, Satpol PP dan seluruh unsur pengamanan. Sinergi seluruh pihak sangat membantu sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan aman dan kondusif,” katanya.

Apresiasi untuk Kandidat dan Pemilih

H. Candra juga mengapresiasi seluruh kandidat yang telah mengikuti kontestasi serta masyarakat yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih.

“Kepada seluruh kandidat, kami menyampaikan apresiasi karena telah mengambil bagian dalam proses demokrasi di nagari masing-masing. Kepada masyarakat, terima kasih telah hadir di TPS dan menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan nagari.

“Pilwana adalah proses demokrasi masyarakat nagari. Karena itu, pilihan masyarakat harus dihormati dan proses yang sudah berjalan harus kita jaga bersama,” katanya.

Keberatan Tempuh Jalur Resmi

Wakil Bupati juga mengingatkan kandidat maupun pendukung agar tetap menjaga suasana kondusif setelah pemungutan suara.

Bagi kandidat yang memiliki keberatan terhadap proses maupun hasil pemilihan, H. Candra meminta agar persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditentukan.

“Kalau ada keberatan terhadap proses maupun hasil, silakan gunakan mekanisme yang sudah diatur. Sampaikan melalui jalur resmi dan mari kita hormati proses penyelesaiannya,” tegasnya.

Ia menilai penyelesaian melalui mekanisme resmi merupakan bagian dari kedewasaan berdemokrasi dan penting untuk menjaga ketertiban masyarakat.

“Jangan sampai perbedaan pilihan membuat hubungan antarmasyarakat menjadi renggang. Setelah kompetisi selesai, mari kita kembali bersatu,” ujarnya.

Pemkab Jaga Prinsip Jurdil

H. Candra menegaskan Pemerintah Kabupaten Solok tetap bertanggung jawab memastikan seluruh proses Pilwana berjalan berdasarkan prinsip jujur dan adil (jurdil) serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah Kabupaten Solok bertanggung jawab menjaga prinsip pemilihan yang jujur dan adil. Setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai aturan dan setiap keberatan harus diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia,” katanya.

Ia berharap proses Pilwana dapat menjadi momentum memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus memperkokoh persatuan di tingkat nagari.

“Siapapun yang mendapatkan amanah nantinya adalah wali nagari bagi seluruh masyarakat. Mari kita hormati proses demokrasi ini dan bersama-sama membangun nagari,” pungkas H. Candra.

(IVN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *