Pentas PAI SD Padang Pariaman Resmi Dibuka, 158 Siswa dari 17 Kecamatan Unjuk Bakat Keagamaan

Berita52 Dilihat

Padang Pariaman | Semangat syiar Islam dan penguatan karakter religius sejak usia dini tampak begitu kuat dalam Pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Padang Pariaman, yang digelar pada Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kabid SMP Dinas Pendidikan, Dr. Afrinaldi Yunas, M.Pd. Hadir pula Kepala Kemenag Padang Pariaman H. Syafrizal, S.Ag., MM, Camat VII Koto Sungai Sarik Zulfikar Sip., MM, Pj Wali Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak Devi Susanti, S.Sos, Kapolsek VII Koto AKP Irhas Murad, SH., MH, para kepala sekolah SD se-Kabupaten Padang Pariaman, guru PAI, serta undangan lainnya.Sebanyak 158 siswa dari 17 kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman ambil bagian dalam ajang ini. Para peserta berkompetisi pada empat cabang lomba, di antaranya Tahfiz Al-Qur’an dan Cerdas Cermat PAI, sebagai wahana mengasah kemampuan keagamaan, intelektual, dan mental kompetitif siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Padang Pariaman H. Syafrizal, S.Ag., MM menegaskan bahwa Pentas PAI bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana strategis untuk melihat potensi, bakat, dan kualitas generasi muda Padang Pariaman di bidang keagamaan.

“Pentas PAI ini penting untuk melihat bibit dan bobot anak-anak kita. Dari sinilah kita tahu bagaimana mereka berkembang, bertambah ilmunya, dan mencintai ajaran agama,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penguatan pendidikan agama tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen pendidikan. Menurutnya, peran guru Pendidikan Agama Islam, khususnya di tingkat SD, sangat krusial.

“Kalau guru agama kurang, kepala sekolah bisa berkoordinasi dengan KUA. Kami punya penyuluh agama, baik PNS maupun PPPK, yang siap membantu. Bahkan untuk kebutuhan guru tahfiz dan pembelajaran Al-Qur’an, Kemenag siap memfasilitasi,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Padang Pariaman, Dr. Afrinaldi Yunas, M.Pd menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Padang Pariaman. Salah satunya melalui peningkatan kualitas sumber daya guru PAI.

Ia mengungkapkan bahwa 208 guru PAI di Padang Pariaman telah dan sedang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) melalui skema APBD. Sebanyak guru telah diwisuda dan dikukuhkan, sementara 101 guru PAI lainnya dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

“Pak Bupati sangat serius meningkatkan kualitas guru agama. Karena pendidikan yang baik dimulai dari guru yang profesional,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kekurangan guru PAI di sejumlah sekolah, Pemkab Padang Pariaman juga telah menjalin kerja sama dengan UIN Bukittinggi melalui penandatanganan MoU. Mahasiswa PAI akan melaksanakan Praktik Lapangan (PL) di sekolah-sekolah yang belum memiliki guru agama definitif.

Selain itu, Pemkab melalui Dinas Pendidikan juga telah mengeluarkan kebijakan penguatan sekolah unggulan berbasis keagamaan, dengan target seluruh siswa mampu membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat, hingga memahami praktik keagamaan dasar seperti salat jenazah.

Pembukaan Pentas PAI SD Kabupaten Padang Pariaman ini menjadi penegas bahwa pembangunan pendidikan di daerah tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter, moral, dan spiritual generasi muda demi masa depan Padang Pariaman yang religius dan berdaya saing##.jeff##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *