Huntap untuk Korban Banjir Bandang Tanah Datar Segera Dibangun, 34 Unit Disiapkan Pemerintah Pusat

Berita114 Dilihat

JNS, TANAH DATAR | Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunjukkan keseriusan dalam mempercepat pemulihan pascabencana dengan menyiapkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Terpadu bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fitrah Nur.

Kunjungan berlangsung di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan, Sabtu (27/12/2025), yang menjadi lokasi rencana pembangunan Huntap Terpadu. Kawasan tersebut disiapkan sebagai hunian permanen bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat terjangan bencana alam beberapa waktu lalu.

Dalam rencana awal, sebanyak 34 unit Huntap akan dibangun di kawasan tersebut. Huntap ini diperuntukkan bagi warga dengan kategori rumah rusak berat dan hanyut terbawa arus banjir bandang, sehingga tidak lagi memungkinkan untuk direhabilitasi di lokasi semula.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyampaikan bahwa pembangunan Huntap merupakan salah satu langkah cepat pemerintah untuk memastikan korban bencana dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Ia menegaskan, kesiapan lahan menjadi kunci utama agar pembangunan bisa segera direalisasikan.

“Jika pemerintah kabupaten atau kota sudah menyiapkan lahan, maka pemerintah pusat melalui Kementerian PKP siap melaksanakan pembangunan Huntap. Alhamdulillah, Tanah Datar sudah menyiapkan lokasi dan hari ini kita pastikan langsung di lapangan,” ujar Vasko.

Selain hunian, Vasko menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menaruh perhatian besar pada pemulihan infrastruktur vital pascabencana. Perbaikan jembatan, jalan, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi bagian dari prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Menurutnya, langkah mitigasi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik. Upaya ini penting untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan dan mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal PKP Kementerian PKP RI Fitrah Nur mengatakan kunjungannya bertujuan memastikan kesiapan lahan yang disediakan Pemkab Tanah Datar. Ia memastikan dukungan penuh dari pemerintah pusat selama persyaratan teknis dan administratif telah dipenuhi.

“Jika lahan sudah siap, Kementerian PKP siap dengan dukungan anggaran. Di Tanah Datar ini direncanakan akan dibangun 34 unit Huntap dan pelaksanaannya akan dimulai dalam waktu dekat,” kata Fitrah Nur.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan bahwa lokasi Huntap disiapkan di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare. Lokasi tersebut berdekatan dengan kawasan Huntap yang sudah ada, sehingga pembangunan dapat dilakukan secara terintegrasi.

“Lahan sudah kita siapkan kurang lebih dua hektare. Lokasinya berdampingan dengan Huntap sebelumnya agar proses pembangunan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi dengan lingkungan yang sudah ada,” ujar Eka Putra.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Huntap merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya mereka yang hingga kini masih berada di pengungsian.

“Alhamdulillah, kehadiran pak Dirjen PKP dan pak Wagub memastikan langsung lokasi pembangunan. Ini wujud komitmen dan langkah cepat pemerintah daerah agar masyarakat terdampak segera memiliki hunian yang aman, layak, dan manusiawi,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi Dandim 0307 Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar dan Kapolres Padang Panjang, Sekretaris Daerah Tanah Datar, Asisten II, Kalaksa BPBD, Kadis Sosial, Kadis Kominfo, jajaran Dinas Perkim LH, Kabag Prokopim, Kabag Umum, serta sejumlah kepala OPD terkait lainnya.

#Kabupatentanahdatar

#A. Rofiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *