Hari ke-14 Galodo Arosuka, Kodaeral II Padang Pastikan Dukungan Berlanjut ke Tahap Pemulihan

Berita20 Dilihat

JNS, AROSUKA, SOLOK — Penanganan material sisa galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, terus dikebut memasuki hari ke-14 masa tanggap darurat. Kodaeral II Padang menjadi salah satu unsur yang masih aktif membantu pembersihan kawasan dan fasilitas pemerintahan terdampak.

Personel Kodaeral II Padang pada Minggu (4/10/2026) terlibat dalam pembersihan lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Solok. Lumpur, tanah, batu hingga batang pohon yang terbawa arus bencana masih ditemukan di sejumlah bagian kawasan tersebut.

Selain menggunakan tenaga personel, penanganan material berukuran besar dilakukan dengan dukungan alat berat. Sementara batang pohon yang menghambat proses pembersihan ditangani tim khusus menggunakan chainsaw.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi Satgas Gulbencal Arosuka yang melibatkan sejumlah unsur. Personel Kodaeral II Padang telah bergabung dalam penanganan bencana sejak hari kedua masa tanggap darurat.

Dansatgas Gulbencal Arosuka, Letkol Mar Afrison, mengatakan keterlibatan Kodaeral II Padang akan terus dilakukan selama masih dibutuhkan dalam operasi penanganan bencana.

“Kami tetap berpartisipasi sampai tanggap darurat berakhir,” ujar Afrison.

Ia juga memastikan kesiapan Kodaeral II Padang tidak berhenti ketika masa tanggap darurat selesai. Menurutnya, personel tetap siap mendukung penanganan pada fase pemulihan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kodaeral II selalu siap berpartisipasi dalam penanganan bencana, baik dalam masa tanggap darurat maupun pemulihan,” kata Afrison.

Di lapangan, personel menghadapi material galodo dengan volume cukup besar. Batang pohon yang tumbang dan terbawa arus bercampur dengan bebatuan, tanah serta lumpur sehingga membutuhkan penanganan secara bertahap.

Pekerjaan pembersihan dilakukan sejak pagi dan kembali dilanjutkan setelah waktu istirahat. Tim yang menangani material kayu melanjutkan pemotongan batang pohon, sementara personel lainnya berkonsentrasi membersihkan bagian fasilitas pemerintahan yang masih terdampak.

Masa tanggap darurat yang diperpanjang selama tujuh hari memberikan tambahan waktu bagi Satgas untuk menyelesaikan pekerjaan prioritas di sejumlah titik. Pembersihan fasilitas publik menjadi salah satu bagian penting agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat dapat kembali berlangsung secara bertahap.

Kodaeral II Padang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan unsur penanganan bencana lainnya. Dukungan tersebut diarahkan tidak hanya untuk mengatasi kondisi darurat, tetapi juga membantu mempercepat proses pemulihan kawasan Arosuka pascabencana. IRV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *