Dinas Pertanian Padang Pariaman Pastikan Rp12,5 Miliar Fokus Pulihkan Irigasi dan Lahan Rusak

Berita34 Dilihat

PD. PARIAMAN | Upaya serius Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedy Azis, dalam memperjuangkan nasib petani yang terdampak bencana akhirnya membuahkan hasil konkret. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengucurkan bantuan senilai Rp12.546.600.000 untuk pemulihan sektor pertanian di daerah tersebut.

Kabar menggembirakan itu disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Padang Pariaman, Irawati Febriani. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil pertemuan langsung Bupati Jhon Kenedy Azis dengan pihak Kementerian Pertanian dalam agenda resmi yang digelar di Batam.

Menurut Irawati, dalam pertemuan itu Bupati secara lugas memaparkan kondisi riil di lapangan, terutama kerusakan jaringan irigasi dan lahan pertanian yang terdampak bencana. Data dan fakta yang disampaikan menjadi dasar kuat bagi pemerintah pusat untuk memberikan dukungan anggaran.

“Hasil pertemuan tersebut, Alhamdulillah, Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan bantuan sebesar Rp12.546.600.000 untuk penanganan irigasi dan pemulihan lahan pertanian,” jelas Irawati.

Ia merinci, bantuan tersebut akan difokuskan pada sejumlah program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan petani. Salah satu prioritas utama adalah perbaikan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan akibat bencana. Saluran irigasi utama yang terganggu selama ini menjadi kendala besar dalam memastikan kelancaran musim tanam.

Selain itu, perbaikan irigasi tersier juga menjadi perhatian serius. Jaringan irigasi tersier yang mengalirkan air langsung ke petak-petak sawah petani dinilai sangat vital. Dengan normalnya distribusi air, produktivitas pertanian diharapkan kembali stabil dan bahkan meningkat.

Program OPERA Bencana (Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana) juga masuk dalam skema bantuan tersebut. Program ini diperuntukkan bagi lahan dengan tingkat kerusakan ringan agar dapat segera diperbaiki dan kembali difungsikan. Melalui intervensi ini, lahan yang sempat terganggu bisa kembali ditanami dalam waktu relatif cepat.

Tak hanya itu, lahan-lahan pertanian yang tertimbun material akibat bencana juga akan direhabilitasi. Sawah yang sebelumnya tidak bisa dimanfaatkan akan dikembalikan menjadi lahan produktif, sehingga potensi kerugian petani dapat ditekan.

Irawati menegaskan, langkah cepat Bupati Jhon Kenedy Azis menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat. Baginya, kepemimpinan yang responsif sangat dibutuhkan saat masyarakat menghadapi tekanan akibat bencana.

“Ini bukti bahwa Pak Bupati tidak tinggal diam. Beliau langsung menyampaikan kebutuhan petani kepada Menteri Pertanian agar ada intervensi nyata dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Dengan dukungan anggaran miliaran rupiah tersebut, Dinas Pertanian optimistis proses pemulihan akan berjalan maksimal. Harapannya, pada musim tanam mendatang, para petani di Padang Pariaman dapat kembali berproduksi secara normal, menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Catatan Redaksi: Pemerintah daerah dituntut hadir secara cepat dan tepat dalam setiap persoalan masyarakat. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat menjadi kunci percepatan pemulihan, khususnya di sektor strategis seperti pertanian yang menjadi sandaran hidup mayoritas warga.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *