BUPATI EKA PUTRA LEPAS JENAZAH RERI WARMAN, ASN SENIOR PEMKAB TANAH DATAR TUTUP USIA

Berita101 Dilihat

JNS, TANAH DATAR | Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berduka atas wafatnya salah satu aparatur terbaiknya. Reri Warman, ASN senior di lingkungan Pemkab Tanah Datar, meninggal dunia pada Minggu pagi, 28 Desember 2025, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar pemerintahan daerah.Almarhum menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.00 WIB saat menjalani perawatan medis di RSUD M. Ali Hanafiah. Kepergian Reri Warman pada usia 57 tahun menjadi kehilangan besar, mengingat panjangnya rekam jejak pengabdian yang telah ia curahkan untuk daerah.

Saat wafat, Reri Warman berstatus Masa Persiapan Pensiun pada Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar. Meski berada di masa akhir tugas formal, semangat pengabdiannya tetap dikenang sebagai contoh bagi ASN lainnya.

Dalam perjalanan kariernya, almarhum pernah dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kepemudaan pada Disparpora, serta sebelumnya mengisi posisi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Dinas PMDPPKB.

Kiprah dan dedikasi Reri Warman selama bertugas dikenal luas oleh rekan kerja dan pimpinan. Ia dinilai sebagai sosok aparatur yang memahami tugas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai pelayanan publik.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Bupati Tanah Datar Eka Putra hadir langsung di RSUD M. Ali Hanafiah untuk melepas jenazah almarhum. Kehadiran orang nomor satu di Tanah Datar itu menjadi simbol penghargaan pemerintah daerah atas jasa dan pengabdian almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra menyampaikan ucapan duka cita secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas berpulangnya salah satu ASN yang telah lama mengabdi untuk Tanah Datar.

Menurut Eka Putra, Reri Warman dikenal sebagai aparatur yang disiplin, loyal, dan memiliki etos kerja yang baik. Selama bertugas, almarhum dinilai mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga integritas sebagai pelayan masyarakat.

Secara pribadi, Bupati Eka Putra juga mengenang almarhum sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Sikap tersebut membuat Reri Warman diterima dengan baik di berbagai lingkungan kerja dan mampu membangun komunikasi yang harmonis.

Dalam sambutannya, Eka Putra mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhum serta memaafkan segala kekhilafan yang mungkin pernah terjadi semasa hidupnya. Ia menekankan pentingnya mengenang almarhum melalui doa dan keteladanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan secara pribadi, saya memohon agar seluruh kesalahan almarhum semasa hidup dapat dimaafkan,” ujar Eka Putra dengan penuh haru.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar turut mendoakan agar Reri Warman husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Pengabdian almarhum akan selalu menjadi bagian dari sejarah pelayanan publik di Tanah Datar.

Catatan Redaksi: Kepergian aparatur sipil negara seperti Reri Warman menjadi pengingat bahwa birokrasi daerah dibangun dari dedikasi individu-individu yang bekerja dengan ketulusan. Penghormatan langsung dari Bupati Tanah Datar mencerminkan nilai kemanusiaan dan apresiasi pemerintah terhadap pengabdian aparatur bagi masyarakat dan daerah.

A. Rofiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *