SMKN 1 Enam Lingkung Gandeng Puskesmas, Edukasi Siswa tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Berita21 Dilihat

Padang Pariaman | Kepedulian terhadap kesehatan generasi muda kembali ditunjukkan SMK Negeri 1 Enam Lingkung. Sekolah ini menggandeng Puskesmas Enam Lingkung untuk memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, dengan fokus utama pada pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS), Kamis (22/01/2026).

Kegiatan yang dipusatkan dii mushola Nur ilmi SMKN 1 Enam Lingkung tersebut diikuti sebanyak 184 siswa- siswi dan dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai. Penyuluhan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam membentengi peserta didik dari berbagai risiko perilaku menyimpang dan dampak serius IMS yang kerap mengintai remaja.

Kepala SMK Negeri 1 Enam Lingkung, Dr Akmal, M.Pd, menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi digital yang sering kali menyesatkan.

“Remaja harus dibekali pengetahuan yang benar dan bertanggung jawab. Penyuluhan ini adalah bentuk komitmen sekolah dalam melindungi masa depan siswa dari bahaya Infeksi Menular Seksual,” tegasnya.

Narasumber dari Puskesmas Enam Lingkung dr bagus Wicaksono dengan menyampaikan materi secara komprehensif, mulai dari jenis-jenis IMS, cara penularan, dampak jangka panjang terhadap kesehatan, hingga langkah-langkah pencegahan yang tepat. Penyampaian dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai sesi tanya jawab interaktif yang mendapat respons antusias dari para siswa.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan wawasan, tetapi juga membangun kesadaran kritis siswa agar mampu menjaga diri, mengenai bahaya pengguna narkoba,menghargai kesehatan reproduksi, serta berani mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi lintas sektor antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan, SMKN 1 Enam Lingkung berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter, sekaligus menjadi contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Padang Pariaman dalam upaya pencegahan masalah kesehatan remaja sejak dini.

**jef##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *