Ratusan Santri Banjir Apresiasi, Rahmat Hidayat Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Padang Pariaman

Berita41 Dilihat

PADANG PARIAMAN | Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membangun generasi religius kembali ditunjukkan melalui dukungan penuh terhadap Perayaan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Iqra Angkatan XVI Kecamatan Enam Lingkung. Kegiatan yang dihadiri langsung Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, itu berlangsung khidmat dan meriah di Sport Hall Center Padang Pariaman, Sabtu (30/5/2026).

Kehadiran Rahmat Hidayat menjadi perhatian utama dalam kegiatan yang diikuti ratusan santri tersebut. Di tengah semangat masyarakat yang terus menjaga tradisi pendidikan Islam, sosok orang nomor dua di Padang Pariaman itu tampil memberikan motivasi sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan generasi Qurani.

Sebanyak 376 santri dari berbagai TPA, TPSQ dan MDTA se-Kecamatan Enam Lingkung mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 244 peserta Khatam Al-Qur’an dan 132 peserta Wisuda Iqra yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an.

Bagi Rahmat Hidayat, keberhasilan para santri itu bukan sekadar capaian akademik keagamaan, melainkan investasi besar yang akan menentukan kualitas moral dan karakter generasi penerus Padang Pariaman di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru mengaji, orang tua, tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membimbing anak-anak agar tumbuh dengan nilai-nilai Islam yang kuat.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, beriman dan memiliki karakter yang kuat.

Rahmat Hidayat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus hadir mendukung berbagai program pembinaan keagamaan. Mulai dari penguatan TPA, TPSQ, MDTA hingga kegiatan-kegiatan syiar Islam yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Di hadapan para santri dan wali murid, Rahmat Hidayat juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an akan memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Sambutan tersebut mendapat respons positif dari para peserta dan masyarakat yang hadir. Banyak yang menilai perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan keagamaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kuatnya identitas religius Padang Pariaman.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, Syafrizal, menyampaikan bahwa kegiatan khatam dan wisuda merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an sekaligus memperluas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurut Syafrizal, sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Kementerian Agama menjadi modal besar dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual.

Di sepanjang pelaksanaan acara, suasana haru dan kebanggaan begitu terasa. Para orang tua tampak bahagia menyaksikan putra-putri mereka berhasil mencapai salah satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan agama.

Keberhasilan ratusan santri tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar Al-Qur’an di Kecamatan Enam Lingkung masih tumbuh kuat. Tradisi yang diwariskan turun-temurun itu terus hidup dan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Padang Pariaman.

Bagi Rahmat Hidayat, pencapaian para santri hari ini merupakan kabar baik bagi masa depan daerah. Sebab dari tangan-tangan generasi muda yang memahami nilai-nilai Al-Qur’an itulah akan lahir pemimpin, ulama, pendidik dan tokoh masyarakat yang mampu membawa Padang Pariaman semakin maju tanpa meninggalkan jati diri keislamannya.

Perayaan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Iqra Angkatan XVI akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Di bawah perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang dipimpin Bupati dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat, kegiatan tersebut menjelma menjadi simbol kuat lahirnya generasi Qurani yang akan menjadi kebanggaan daerah di masa depan.

Pendidikan Al-Qur’an merupakan pondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, guru dan masyarakat menjadi faktor penting dalam melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mampu menjaga nilai-nilai budaya dan keislaman di Kabupaten Padang Pariaman.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *