Pemkab Padang Pariaman Optimalkan Pembangunan Berbasis Nagari dalam Pembukaan TMMD ke-128

Berita17 Dilihat

Padang Pariaman | Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan berbasis nagari melalui kolaborasi strategis bersama TNI dan pemerintah provinsi dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026, yang digelar di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Rabu, 22 April 2026.

Momentum ini tidak sekadar seremoni pembukaan kegiatan tahunan, melainkan menjadi titik tolak penting bagi Pemkab Padang Pariaman dalam mengakselerasi pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.

Kehadiran Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, semakin memperkuat sinergi lintas sektor yang selama ini menjadi fondasi utama dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Pemkab Padang Pariaman memandang TMMD sebagai program strategis yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai sosial, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan nagari yang berdaya saing dan mandiri.

Apresiasi tinggi pun disampaikan kepada Pemkab Padang Pariaman yang dinilai konsisten menghadirkan program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa TMMD menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung visi pembangunan daerah berbasis nagari.

Menurutnya, tema TMMD tahun ini sangat selaras dengan arah kebijakan Pemkab Padang Pariaman yang menempatkan nagari sebagai pusat pertumbuhan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Program TMMD ke-128 sendiri menghadirkan berbagai kegiatan pembangunan fisik yang signifikan, mulai dari pembukaan dan pengerasan jalan usaha tani sepanjang dua kilometer, pembangunan jembatan, hingga pemasangan gorong-gorong.

Tak hanya itu, Pemkab Padang Pariaman juga memastikan adanya rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan fasilitas ibadah sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat juga diwujudkan melalui penyediaan sarana air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak.

Di sisi lain, program non-fisik turut menjadi prioritas dengan menghadirkan berbagai penyuluhan, mulai dari kesehatan, pertanian, hingga edukasi hukum dan pencegahan stunting.

Pelaksanaan TMMD ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur TNI serta dukungan kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat setempat, yang menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi.

Pemkab Padang Pariaman juga mengalokasikan anggaran daerah untuk memastikan seluruh program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain kegiatan utama, program unggulan seperti ketahanan pangan, penanaman pohon, serta tambahan rehabilitasi rumah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak turut memperkaya dampak kegiatan ini.

Rangkaian kegiatan pembukaan pun diisi dengan berbagai aksi nyata, mulai dari penyerahan bantuan sosial hingga peninjauan langsung lokasi pembangunan yang akan dikerjakan selama program berlangsung.

Dengan pelaksanaan TMMD ke-128 ini, Pemkab Padang Pariaman berharap terwujudnya peningkatan aksesibilitas, kesejahteraan masyarakat, serta semakin kuatnya nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan di nagari.

Program ini diharapkan menjadi warisan pembangunan yang tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *