Muhammad Nasir, S.Pd Dikukuhkan sebagai Katik Basa, Dirangkai Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Syech Ungku Haji Limo Koto

Berita66 Dilihat

Padang Pariaman | Suasana khidmat menyelimuti Masjid Syech Ungku Haji Limo Koto, Korong Koto, Nagari Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Sabtu (24/01/2026), dalam rangka pengukuhan gelar adat Katik Basa kepada Muhammad Nasir, S.Pd, yang dirangkai dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Prosesi adat dan keagamaan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Bupati Padang Pariaman diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Anton Wira Tanjung, Dtk Panji Alam, Camat V Koto Timur Budi Saputra, MT, Wali Nagari Padang Alai Deri Alpendo, alim ulama, niniak mamak, cadiak pandai, serta masyarakat setempat.

Pengukuhan gelar Katik Basa kepada Muhammad Nasir, S.Pd menjadi simbol kepercayaan adat dan amanah besar untuk menjaga marwah nagari, adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, sekaligus memperkuat peran tokoh adat dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pemuka Masyarakat Muslim Nur menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman agar terus memberikan perhatian serius terhadap penguatan lembaga adat dan kemakmuran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

“Kami berharap kepada Bupati Padang Pariaman agar nilai-nilai adat dan agama terus dijaga, serta peran tokoh adat dan ulama semakin diperkuat demi persatuan dan kemajuan nagari,” ujarnya.
Sementara itu, Kadisparpora Padang Pariaman Anton Wira Tanjung, Dtk Panji Alam, mewakili Bupati Padang Pariaman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan nilai adat dan spiritual tersebut. Menurutnya, pengukuhan gelar adat yang dirangkai dengan peringatan Isra’ Mi’raj merupakan cerminan kuatnya jati diri masyarakat Minangkabau.

“Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang menguatkan adat, agama, dan persatuan masyarakat. Gelar Katik Basa bukan sekadar simbol, tetapi amanah untuk menjadi teladan di tengah umat,” tegasnya.

Peringatan Isra’ Mi’raj yang berlangsung penuh kekhusyukan ini juga diisi dengan tausiah keagamaan, mengajak jamaah meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai landasan memperbaiki akhlak, memperkuat ibadah, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar Muhammad Nasir, S.Pd dapat menjalankan amanah adat dengan bijaksana serta membawa keberkahan bagi Nagari Padang Alai dan Kabupaten Padang Pariaman secara keseluruhan.###jeff##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *