Jumital SH Minta Maaf Secara Terbuka, Klarifikasi Informasi yang Dinilai Keliru

Berita44 Dilihat

Padang — Rabu 31 Desember 2025  | Kuasa hukum Jumital SH bersama keluarga Iqbal dan Ikhsan menggelar konferensi pers di Voca Kopi, Jalan Banda Purus, Kota Padang. Konferensi pers ini digelar untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di publik sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Dalam keterangannya kepada awak media, Jumital SH menegaskan bahwa sejumlah informasi yang selama ini diterima dan beredar di tengah masyarakat tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Menurutnya, setelah dilakukan pendalaman dan penelusuran, terdapat beberapa hal yang perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Sesuai informasi yang selama ini kita terima, tentunya tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan,” tegas Jumital SH di hadapan wartawan.

Salah satu isu yang disorot secara khusus adalah kabar mengenai adanya tuntutan sebesar Rp50 juta. Jumital SH dengan tegas membantah informasi tersebut dan menyatakan bahwa isu itu tidak benar setelah pihaknya melakukan pendalaman secara menyeluruh.

“Mengenai tuntutan Rp50 juta, itu tidak benar. Setelah kami dalami dan telusuri, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyebaran informasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan persepsi keliru dan dapat merugikan banyak pihak, termasuk kliennya serta institusi yang terkait dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Jumital SH juga menegaskan bahwa dirinya dan tim kuasa hukum tidak pernah berniat untuk menyudutkan atau menyinggung pihak mana pun. Ia menekankan bahwa pada prinsipnya dirinya merupakan mitra dari kepolisian dan kejaksaan dalam konteks penegakan hukum.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional, Jumital SH menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila dalam proses penyampaian informasi sebelumnya terdapat pihak-pihak yang merasa tersinggung.

“Andaikan ada pihak-pihak yang merasa tersinggung, saya selaku kuasa hukum Iqbal dan Ikhsan meminta maaf yang sedalam-dalamnya,” ucap Jumital SH.

Ia berharap klarifikasi ini dapat menjadi titik terang sekaligus menurunkan tensi polemik yang sempat berkembang di ruang publik. Menurutnya, semua pihak sebaiknya menahan diri dan menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

Dalam konferensi pers yang sama, keluarga Iqbal dan Ikhsan turut hadir dan menyimak jalannya penyampaian pernyataan. Mereka berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara adil dan bijaksana tanpa menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

Jumital SH menutup keterangannya dengan mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama agar ke depan lebih berhati-hati dalam bersikap.

Catatan Redaksi

Berita ini disusun berdasarkan pernyataan resmi dalam konferensi pers. Semua pihak diharapkan menghormati asas praduga tak bersalah serta proses hukum yang sedang berjalan.

TIM RMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *