Barakha Fitra Irawan di KNPI Pasaman: Sebuah Langkah Awal yang Masih Panjang

Berita4 Dilihat

PASAMAN | Nama Barakha Fitra Irawan menjadi perhatian dalam struktur DPD KNPI Kabupaten Pasaman setelah pemuda berusia 17 tahun itu dipercaya mengemban posisi sebagai bendahara. Usianya menjadi bagian yang paling mudah menarik perhatian, tetapi angka 17 tahun itu bukanlah keseluruhan cerita. Di balik jabatan tersebut terdapat pertanyaan yang jauh lebih penting: bagaimana seorang anak muda menjalankan tanggung jawab ketika memasuki organisasi yang memiliki struktur, aturan dan pekerjaan administratif.

Masuk ke organisasi pada usia muda bukan berarti perjalanan langsung menuju kepemimpinan. Ada proses panjang yang harus dilalui. Seseorang perlu belajar berkomunikasi, memahami karakter orang lain, bekerja dalam tim, menerima kritik, menyelesaikan pekerjaan dan bertanggung jawab ketika menghadapi persoalan. Bagi Barakha, keterlibatan di KNPI Pasaman menjadi salah satu ruang untuk menjalani proses tersebut.

Posisi bendahara juga memiliki konsekuensi yang konkret. Ada administrasi yang harus tertib, pencatatan yang harus jelas dan pengelolaan keuangan yang harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme organisasi. Karena itu, jabatan tersebut tidak cukup dijalankan hanya dengan semangat muda. Ketelitian dan kedisiplinan justru menjadi bagian penting dari pekerjaan sehari-hari.

Di sinilah pengalaman organisasi menjadi berbeda dengan sekadar aktivitas biasa. Dalam organisasi, keputusan dan pekerjaan seseorang dapat berhubungan dengan kepentingan banyak orang. Kesalahan administrasi, komunikasi yang tidak berjalan atau pekerjaan yang tidak selesai dapat memengaruhi kegiatan bersama. Karena itu, semakin besar tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula kebutuhan untuk belajar dan bekerja secara tertib.

Barakha merupakan putra Roni Irawan. Informasi mengenai latar belakang keluarga menjadi bagian dari profilnya, tetapi tidak otomatis menjelaskan bagaimana ia menjalankan tugas di organisasi. Rekam kerja, tanggung jawab dan kontribusi yang dijalankan selama berada di KNPI Pasaman tetap menjadi bagian yang akan membentuk perjalanan organisasinya sendiri.

Usia 17 tahun juga berarti Barakha masih berada pada fase awal. Banyak hal yang belum tentu ia kuasai dan banyak pengalaman yang masih harus dicari. Justru karena itu, proses pendampingan dan pembelajaran menjadi penting. Organisasi kepemudaan seharusnya tidak hanya memberikan jabatan, tetapi juga menyediakan ruang bagi kader muda untuk memahami bagaimana organisasi bekerja secara nyata.

Bagi KNPI Pasaman, keberadaan generasi muda dalam struktur organisasi juga membawa tantangan tersendiri. Anak muda membutuhkan kesempatan, tetapi kesempatan tersebut harus berjalan bersama pembinaan dan tanggung jawab. Regenerasi tidak selesai hanya dengan memasukkan nama baru ke dalam struktur. Regenerasi baru memiliki makna ketika terjadi transfer pengalaman dan muncul kemampuan baru yang benar-benar dapat digunakan dalam kerja organisasi.

Pasaman memiliki banyak persoalan dan potensi yang membutuhkan keterlibatan anak muda. Dunia pendidikan, ekonomi kreatif, kewirausahaan, olahraga, teknologi dan kegiatan sosial merupakan sejumlah ruang yang dapat diisi generasi muda. Organisasi kepemudaan memiliki kesempatan untuk mempertemukan berbagai kelompok tersebut, tetapi hasilnya sangat bergantung pada program dan kerja nyata yang dilakukan.

Karena itu, perjalanan Barakha di KNPI Pasaman sebaiknya dilihat sebagai proses yang masih berjalan, bukan cerita yang sudah selesai. Jabatan memberikan kesempatan, tetapi pekerjaanlah yang akan menunjukkan bagaimana kesempatan tersebut digunakan. Pada usia 17 tahun, ruang untuk belajar masih panjang, begitu pula ruang untuk melakukan kesalahan, menerima evaluasi dan memperbaiki diri.

Pada akhirnya, yang menarik dari kisah Barakha Fitra Irawan bukan sekadar usianya. Yang lebih penting adalah bagaimana seorang pemuda yang masih berada di awal perjalanan diberikan kesempatan memasuki ruang organisasi dan kemudian dituntut memahami arti sebuah amanah. KNPI Pasaman menjadi tempat di mana proses itu berlangsung. Selebihnya, waktu, kerja dan tanggung jawab yang akan menentukan seperti apa perjalanan organisasi Barakha berikutnya.

Katim RMO Group | Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *