Isi Kekosongan Jabatan Strategis, Bupati Tanah Datar Tegaskan Target Kinerja Pejabat Eselon II

Berita48 Dilihat

Batusangkar, Tanah Datar | Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menutup babak panjang kekosongan jabatan strategis dengan melantik empat Pejabat Tinggi Pratama setara Eselon II, Jumat (2/1/2026), di Gedung Indojolito, Batusangkar. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM.

Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam konsolidasi birokrasi daerah di awal tahun 2026, sekaligus menandai penguatan kembali struktur organisasi pemerintahan yang sempat mengalami kekosongan akibat purna tugas dan rotasi pejabat pada periode sebelumnya.Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka yang transparan dan akuntabel oleh Panitia Seleksi Independen. Proses tersebut berlangsung selama kurang lebih dua bulan dan melibatkan tahapan penilaian kompetensi, integritas, serta rekam jejak kinerja.

“Proses ini dilaksanakan secara objektif dan profesional. Pejabat yang dilantik hari ini adalah mereka yang dinilai paling memenuhi kualifikasi, baik dari sisi kompetensi teknis, kepemimpinan, maupun integritas,” tegas Eka Putra.

Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat baru bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah strategis yang berkaitan langsung dengan arah pembangunan daerah. Hal ini menjadi semakin krusial mengingat Tanah Datar masih berada dalam fase pemulihan pascabencana banjir, banjir bandang, dan galodo yang melanda sejumlah wilayah.

Menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan OPD yang adaptif, responsif, dan inovatif untuk menjawab tantangan tersebut. Ia secara khusus menyoroti pentingnya kemampuan pejabat dalam membangun komunikasi lintas sektor serta keberanian mencari sumber pendanaan alternatif, baik melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Pusat.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu menghadirkan terobosan nyata demi percepatan pemulihan dan pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Eka Putra juga mengingatkan para kepala perangkat daerah agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, merangkul seluruh ASN, serta meninggalkan ego sektoral yang kerap menjadi penghambat kinerja organisasi.

“Bekerjalah secara ikhlas, cerdas, dan tuntas. Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi, bukan fragmentasi. OPD harus menjadi satu kesatuan yang solid,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang berbasis kinerja, Bupati menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara berkala. Dalam kurun waktu enam bulan ke depan, capaian kinerja masing-masing OPD akan menjadi indikator utama penilaian.

“Evaluasi akan dilakukan secara objektif oleh saya bersama Sekda dan BKPSDM. Jabatan adalah amanah, dan amanah itu harus dibuktikan dengan kinerja yang nyata,” pungkasnya.

Adapun empat Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik tersebut adalah:

Mustika Suarman, ST, MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan

Januar Pempri, S.ST, MT sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Syofyan Ali Zumara, ST sebagai Kepala Dinas Perhubungan

Khairunnas Y, S.STP, MM sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran

Pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi, para asisten, panitia seleksi, pimpinan OPD, camat, serta undangan lainnya. Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi penanda awal penguatan kinerja birokrasi Tanah Datar di tahun 2026.

A. Rofiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *