Awali Kerja Tahun 2026, Bupati Eka Putra Tegaskan Pentingnya Soliditas ASN Tanpa Sekat Sektoral

Berita61 Dilihat

Pagaruyung, Tanah Datar | Suasana halaman Kantor Bupati Tanah Datar di Pagaruyung, Jumat pagi (2/1/2026), tampak berbeda. Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah berdiri berbaris rapi, menandai dimulainya kembali roda pemerintahan usai libur panjang pergantian tahun.

Apel gabungan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi titik awal konsolidasi pemerintahan Kabupaten Tanah Datar di tahun 2026.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, yang bertindak sebagai pembina apel, memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan strategis kepada seluruh jajaran aparatur. Dengan nada tegas namun penuh refleksi, ia mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan menuntut kekompakan, kesamaan visi, serta penghapusan ego sektoral di tubuh birokrasi.

Menurut Bupati, apel gabungan bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan sarana penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai jika setiap unit kerja berjalan sendiri-sendiri.

“Pemerintahan tidak bisa dijalankan secara parsial. Diperlukan kesepahaman dan kekompakan agar setiap program dan kegiatan berjalan selaras dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Eka Putra di hadapan peserta apel.

Dalam arahannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan sepanjang tahun 2025. Secara khusus, ia menyampaikan penghormatan kepada para pegawai yang memasuki masa purna tugas, seraya menegaskan bahwa capaian dan prestasi daerah tidak terlepas dari kontribusi mereka.

Ia mengakui bahwa keterbatasan fiskal masih menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk tetap berprestasi, berkat kerja keras, keikhlasan, dan komitmen kolektif aparatur.

“Prestasi yang diraih tidak datang dengan sendirinya. Semua itu lahir dari kerja bersama yang konsisten, penuh tanggung jawab, dan dilandasi semangat pengabdian,” ungkapnya.

Bupati Eka Putra juga menyinggung peristiwa banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Datar beberapa waktu lalu. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada ASN dan non-ASN yang terlibat langsung dalam masa tanggap darurat, baik di posko bencana, di lapangan, maupun melalui dukungan logistik dan moril.

Menurutnya, solidaritas lintas sektor yang ditunjukkan saat bencana menjadi contoh nyata bagaimana birokrasi seharusnya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga sebagai pelayan kemanusiaan.

“Apa yang kita lakukan saat bencana adalah wujud kepedulian dan nilai kemanusiaan. Semangat gotong royong itu harus terus kita jaga, tidak hanya dalam kondisi darurat, tetapi juga dalam keseharian kita sebagai aparatur,” katanya.

Memasuki tahun anggaran 2026, Bupati menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta etika birokrasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi pelayanan publik yang tidak semata bergantung pada besarnya anggaran, namun tetap berjalan dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku.

Eka Putra kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun perangkat daerah yang mampu bekerja sendiri dalam mencapai target pembangunan. Sinergi, komunikasi, dan koordinasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif.

“Tinggalkan ego sektoral. Tidak ada dinas yang lebih penting dari yang lain. Semua punya peran strategis. Fokuslah pada tujuan bersama, yaitu melayani masyarakat Tanah Datar sebaik-baiknya,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati Eka Putra mengajak seluruh ASN menjadikan capaian dan evaluasi tahun sebelumnya sebagai bahan refleksi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong terwujudnya Tanah Datar yang madani, berlandaskan falsafah adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah.

Apel gabungan perdana tahun 2026 tersebut pun menjadi penanda dimulainya kembali ritme kerja pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, dengan harapan baru, semangat kebersamaan, dan tekad kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

A. Rofiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *