26 Medali Wushu Porprov Sumbar 2026, Wabup Solok Sampaikan Apresiasi kepada Atlet

Berita4 Dilihat

JURNALIS NUSANTARA SATU | BUKITTINGGI — Perjuangan atlet Wushu Kabupaten Solok dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 menghasilkan 26 medali. Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., yang hadir dalam prosesi penyerahan medali di Sport Hall Ateh Ngarai, Kota Bukittinggi, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Wabup Candra berkesempatan mengalungkan medali emas kepada Zulfadli, atlet Kabupaten Solok yang meraih prestasi pada nomor Dao Shu Putra. Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Deni Prihatini.

Berdasarkan data perolehan medali yang diterima redaksi, kontingen Wushu Kabupaten Solok mengumpulkan delapan medali emas, 10 perak, dan delapan perunggu. Pertandingan berlangsung pada 5–10 Oktober 2026.

Wabup Candra menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet dan dukungan berbagai unsur yang terlibat dalam pembinaan olahraga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok dan seluruh masyarakat Kabupaten Solok, kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih atlet Wushu Kabupaten Solok pada Porprov Sumatera Barat 2026,” ujar Candra.

Ia mengatakan, keberhasilan para atlet mengumpulkan puluhan medali patut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi olahraga daerah.

Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, ketekunan dalam latihan, pendampingan pelatih, serta dukungan pengurus cabang olahraga.

“Raihan delapan medali emas, 10 medali perak, dan delapan medali perunggu merupakan pencapaian yang membanggakan. Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras para atlet, dedikasi pelatih, dukungan pengurus cabang olahraga, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan olahraga di Kabupaten Solok,” katanya.

Dorong Atlet Terus Berkembang

Wabup berharap keberhasilan tersebut tidak membuat atlet cepat berpuas diri. Ia mendorong seluruh atlet untuk menjadikan hasil pertandingan sebagai evaluasi sekaligus bekal menghadapi kompetisi berikutnya.

“Bagi atlet yang belum meraih medali emas, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih karena setiap proses merupakan bagian penting dari perjalanan menuju prestasi,” tuturnya.

Candra juga menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga. Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi perlu diikuti upaya pembinaan berkelanjutan agar generasi muda memiliki kesempatan mengembangkan bakat dan kemampuan.

“Pemerintah Kabupaten Solok mendukung upaya pembinaan atlet dan pengembangan olahraga daerah. Prestasi seperti ini harus menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah melalui prestasi olahraga,” ungkapnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus Wushu Kabupaten Solok yang telah memberikan kontribusi bagi daerah.

“Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga semakin banyak atlet Kabupaten Solok yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Delapan Emas dari Delapan Nomor Prestasi

Dari total delapan medali emas yang diraih, M. Azri menyumbangkan dua emas melalui nomor Jian Shu Putra dan Qiang Shu Putra.

Zulfadli juga meraih dua emas pada nomor Dao Shu Putra dan Gun Shu Putra. Sementara itu, Ahmad Fauzan R. menyumbangkan dua emas dari nomor Nan Dao Putra dan Nan Gun Putra.

Dua emas lainnya diraih Fahrel Zaki A. pada nomor Wingchun Bart Cam Dao dan M. Ghalib Alrasyd pada nomor Wingchun Mok Yang Jong.

Adapun 10 medali perak dipersembahkan Shafira Ingrida, Septia Ariyanda, Aira Suganda, Zulfadli, M. Ghalib, Ahmad Fauzan R., Fahrel Zaki A., Fauzia Khairani, Syifa Amabel, dan Mahesa Saputra.

Delapan medali perunggu diraih M. Azri, Sardeti, Septia Ariyanda, Aira Suganda, Abill Ramadhan Hamdani, Wilda Rahma Putri, M. Zaki Fahrezi, dan Divo Andewa.

Ketua Cabor Wushu Kabupaten Solok, Rahmat Syah, M.A., bersama pelatih kepala Suheng Rico Pernanda, S.Pd., M.Pd., menjadi bagian dari unsur pembinaan yang mendukung perjuangan atlet dalam ajang tersebut.

Pencapaian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan Wushu Kabupaten Solok, meningkatkan kualitas atlet, serta mempersiapkan generasi penerus yang mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan. IRV

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *