PASAMAN BARAT | Di bawah komando langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., semangat baru tampak mengalir di tubuh Polres Pasaman Barat. Kegiatan “Road To Kemala Run 2026” yang digelar Polda Sumatera Barat bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum membangun kekuatan fisik, mental, dan solidaritas dalam satu irama langkah yang sama.
Sejak awal kegiatan, sosok AKBP Agung Tribawanto terlihat menonjol. Ia tidak hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi benar-benar turun ke lintasan bersama anggotanya. Kehadirannya menjadi simbol kepemimpinan yang memberi contoh nyata—bahwa seorang pemimpin bukan hanya memberi perintah, tetapi juga ikut merasakan denyut perjuangan di lapangan.
Langkah demi langkah yang diayunkan para personel bukan sekadar latihan fisik. Di balik itu, tersimpan semangat kebersamaan yang terus dibangun. Polres Pasaman Barat datang bukan hanya untuk ikut serta, tetapi membawa semangat kompetitif yang sehat dan tekad untuk tampil maksimal di ajang Kemala Run 2026 mendatang.
AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar olahraga. Menurutnya, kebugaran fisik adalah fondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya yang penuh tantangan dan dinamika.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang lari. Ini tentang membangun disiplin, kekuatan mental, dan kebersamaan. Kita ingin seluruh personel memiliki fisik yang prima dan semangat yang kuat dalam melayani masyarakat,” tegasnya dengan penuh energi.
Rangkaian kegiatan Road To Kemala Run diikuti dengan serius oleh seluruh jajaran. Mulai dari latihan lari dengan berbagai jarak, penguatan teknik berlari, hingga sesi edukasi kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan performa personel secara menyeluruh.
Di sela-sela kegiatan, terlihat interaksi hangat antar personel dari berbagai Polres di Sumatera Barat. Momen ini dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan, memperkuat sinergi, dan membangun komunikasi lintas wilayah yang selama ini menjadi kekuatan utama institusi Polri.
Bagi AKBP Agung Tribawanto, kebersamaan seperti ini adalah modal besar. Ia percaya bahwa kekompakan internal akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semakin solid sebuah institusi, semakin kuat pula kepercayaan publik yang dapat dibangun.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, dan sportivitas ditanamkan secara langsung melalui aktivitas yang sederhana namun bermakna.
Antusiasme personel Polres Pasaman Barat terlihat jelas. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat, menunjukkan kesiapan untuk bersaing sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat Polda Sumbar.
AKBP Agung Tribawanto pun memberikan motivasi kepada seluruh anggotanya agar tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga berprestasi. Ia ingin kehadiran Polres Pasaman Barat menjadi sesuatu yang diperhitungkan dalam ajang Kemala Run 2026.
“Kita harus tampil maksimal. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk institusi dan daerah yang kita banggakan. Tunjukkan bahwa kita mampu,” ujarnya menyemangati.
Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai bagian dari budaya kerja. Menurutnya, polisi yang sehat adalah polisi yang siap menghadapi segala bentuk tantangan di lapangan.
Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di lintasan. AKBP Agung Tribawanto ingin nilai-nilai positif tersebut terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Road To Kemala Run 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia menjelma menjadi simbol perubahan—bahwa Polri terus bergerak menuju institusi yang lebih profesional, humanis, dan berdaya saing.
Dengan kepemimpinan yang inspiratif, AKBP Agung Tribawanto berhasil menghadirkan energi baru di tubuh Polres Pasaman Barat. Energi yang tidak hanya terasa hari ini, tetapi diyakini akan terus berlanjut hingga puncak Kemala Run 2026.
Langkah mereka mungkin dimulai dari lintasan latihan, tetapi tujuan akhirnya jauh lebih besar: menghadirkan Polri yang kuat, sehat, dan semakin dipercaya masyarakat.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM RMO






